Sekitar 1.500 guru TK hingga SMP di Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, menjalani tes swab secara massal, dimulai Kamis (10/12). Tes swab massal itu dilakukan sebelum Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka kembali dimulai.


Koordinator Tim Gerak Cepat Covid-19 dr Pratiwi mengatakan, swab massal ini berakhir hingga 17 Desember 2020 mendatang.

"Pelaksanaan swab massal bagi guru-guru sudah dimulai sejak hari Kamis kemarin bagi guru se-Kecamatan Padang Timur di seluruh sekolah mulai dari TK hingga SMP," kata Pratiwi kepada merdeka.com di Padang, Senin (14/12).

Dia menjelaskan karena banyaknya peserta swab, maka dilaksanakan di tiga puskesmas; Andalas, Kubu Dalam Parak Karakah dan Kubu Marapalam.

"Kita laksanakan masing-masing tiga tempat. Satu petugas swab, satu petugas admin, dan lainnya. Satu hari kita targetkan, 250 hingga 300 selesai dilakukan swab," jelas Pratiwi.

Dia menjelaskan, sejak awal hingga saat ini telah 600 guru yang telah melakukan swab atau sekitar 45 persen dari 1.500 orang yang akan dilakukan swab.

"Sejauh ini, dari 600 itu didapati tiga orang yang positif Covid-19," tuturnya.

Sementara itu, menurut Pratiwi masih ada guru yang perlu diadvokasi yang nantinya seluruh guru harus melakukan swab seluruhnya.

"Bukan tidak mau, tapi mungkin kurang paham atau karena berada di luar kota. Karena mau tidak mau harus dilakukan kalau ingin kembali ke sekolah," jelasnya. [cob]