Sejak awal Maret 2020, seluruh warga Indonesia telah digemparkan dengan berita Covid-19. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan sebutan virus Corona merupakan jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini dapat menyerang siapa saja, seperti lansia, orang dewasa, anak-anak, dan bayi, ibu hamil dan ibu menyusui.

Virus ini menyebar secara cepat dan telah menyerang hampir seluruh negara, termasuk Indonesia dalam waktu hanya beberapa bulan. Hal ini membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona. Di Indonesia sendiri, untuk menekan penyebaran virus ini diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Covid-19 sangat berdampak pada masyarakat, baik dalam bidang ekonomi maupun pendidikan. Sejak adanya Covid-19, masyarakat dihimbau untuk melakukan segala kegiatannya di rumah seperti bekerja, dan pada bidang pendidikan menerapkan belajar di rumah (daring). Kebijakan ini diambil untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di Indonesia. Pembelajaran yang dilakukan di rumah (daring) membuat beberapa pihak merasa kesulitan, seperti guru, siswa, dan orang tua. Karena pembelajaran secara daring tidak lepas dari penggunaan teknologi yang masih jarang digunakan sebagai media pembelajaran. Dengan hal ini guru, siswa, dan orang tua harus bekerja sama agar pembelajaran tetap terlaksana dan ilmu tetap sampai kepada siswa yang disesuaikan dengan keadaan di daerahnya.

Namun, dengan adanya Covid-19 tidak menghalangi mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2020 memang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena harus dilaksanakan secara daring. Universitas Pendidikan Indonesia bergerak pada pendidikan dan KKN kali ini bertema “Kuliah Kerja Nyata Tematik Pencegahan dan Penanggulangan Dampak Covid-19 di Bidang Pendidikan dan Ekonomi Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru (KKN PPD Covid-19)”.

KKN Tematik PPD Covid-19 dilaksanakan di wilayah mahasiswanya masing-masing dengan metode daring. KKN Tematik PPD Covid-19 dilaksanakan mulai dari tanggal 16 November 2020 hingga 30 Desember 2020 yang bertujuan agar mahasiswa dapat berkontribusi secara maksimal dalam rangka pencegahan dan penanggulan Covid-19 di wilayahnya masing-masing, baik pada bidang ekonomi maupun pendidikan.

Saya sebagai salah satu mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang melaksanakan kegiatan KKN Tematik PPD Covid-19 di Desa Dawuan Rt 01 Rw 03 Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Pada pelaksanaan KKN Tematik PPD Covid-19, saya dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Anggie Setia Lengkana, M.Pd.

Program pada penanggulangan dampak Covid-19 di bidang pendidikan merupakan program wajib dari KKN Tematik PPD Covid-19. Pada program ini saya melaksanakan kegiatan penguatan pembelajaran daring bersama 2 guru yang menjadi mitra kerja selama kegiatan KKN Tematik PPD Covid-19, pendampingan pembelajaran daring siswa, dan pendampingan orang tua dalam membimbing anak melalui pembelajaran daring. Dalam pembelajarannya, mahasiswa membantu membuat media pembelajaran daring berupa Power Point dan video pembelajaran agar siswa menjadi lebih semangat dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, mahasiswa membantu administrasi guru seperti, membuat absensi dan pendataan siswa dalam bentuk google form.

Dengan adanya kegiatan KKN Tematik PPD Covid-19 yang dilaksanakan oleh mahasiswa diharapkan dapat memberikan manfaat kepada pihak-pihak terkait selama kegiatan KKN berlangsung dan memberikan kesadaran bahwa pendidikan harus tetap berlangsung walaupun kondisi sedang tidak memungkinkan. Sehingga melalui program pendampingan guru ini dapat dijadikan sarana untuk belajar bersama dalam melaksanakan pembelajaran daring agar pembelajaran daring dapat lebih bervariasi. Selain itu juga, mampu membantu guru, siswa, dan orang tua dalam menghadapi kesulitan ketika pembelajaran daring berlangsung.

sumber