Pandemi Covid-19 membuat banyak aktivitas dilakukan secara online untuk mencegah penularan penyakit, Tak terkecuali sektor pendidikan. Meski demikian terdapat pro dan kontra di masyarakat terhadap sistem pendidikan online.

Sebagian orang merasa nyaman dengan belajar online, namun sisanya masih mengharapkan pengajaran dengan cara tatap muka. Menanggapi hal tersebut Co-Founder dan Executive Chairman upGrad, Ronnie Screwvala mengatakan pendidikan secara global memang terganggu akibat Covid-19. Meski demikian, di luar Covid-19 Indonesia masih memiliki tantangan di bidang pendidikan

“Indonesia yang merupakan negara berkembang memiliki tantangan sendiri dalam bidang edukasi. Ini tidak hanya dialami Indonesia tapi semua negara berkembang lainnya,” terang Ronnie, dalam wawancara eksklusif secara daring, Kamis (10/12/2020).

Baca Juga : 5 Cara Bantu Anak Belajar dengan Baik Selama Pandemi

Terkait dengan pro kontra terhadap sistem edukasi secara daring yang banyak dilakukan selama pandemi Covid-19, Ronnie mengatakan masyarakat harus mulai terbiasa dengan cara baru yang lebih modern. Sebab edukasi secara daring (E-Learning) bisa menjadi solusi terbaik yang bisa dilakukan.

Oleh sebab itu online learning harus tetap berjalan, dan masyarakat harus bisa mengikuti perkembangan zaman dengan mengikuti online learning.

“Betapa penting ada sense komunikasi dan menghilangkan rasa belajar seorang diri. Online learning juga memberikan kenyamanan waktu, dan memberikan jejaring sosial yang bagus. Selain itu online leraning juga akan membuat penggunanya tetap mendapatkan income walau sambil belajar,” tuntasnya.