Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membeberkan angka pendaftaran daripada perekrutan guru dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Di mana dari 1 juta formasi yang disediakan, saat ini jumlah pendaftar sebanyak 580 ribu.

Itu pun baru sekitar 400 kabupaten/kota yang menyerahkan data para pendaftar. Sementara, di Indonesia ada sekitar 514 kabupaten/kota.

“Dari 1 juta itu baru mendaftarkan 580.000 dari 400 kabupaten kota yang ada di Indonesia,” terang Sekretaris Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Sesditjen GTK) Kemendikbud Nunuk Suryani Ngopi Seksi Dampak Rekrutmen 1 Juta Guru Pada Program Pembangunan SDM Unggul secara daring, Minggu (17/1).

Jadi pada Januari ini, pihaknya masih dalam tahap pembukaan pengajuan kuota. Harapannya, hingga akhir bulan nanti, kuota tersebut dapat terpenuhi.

“Kalau kita lihat linimasanya, Januari ini kita sudah mengecek kualifikasi dan membuka kepada daerah untuk mendaftarkan mengajukan kuota kepada KemenPAN-RB,” terangnya.

Baca juga: Kontrak Guru PPPK Diminta Minimal 5 Tahun

Sementara itu, untuk Feburari nanti, pihaknya akan mulai menyediakan materi untuk dipelajari para pendaftar agar dapat lulus tes seleksi PPPK. Untuk diketahui, apabila gagal, para pendaftar sendiri dapat mengikuti tes PPPK sebanyak 3 kali. Jadi modul ini akan sangat membantu mereka.

“Februari nanti materi belajar bapak ibu guru yang akan mengikuti tes itu kami sediakan materi (pembelajaran online), agar jika tidak lulus ujian ke-1 dapat belajar lagi dan mengikuti ujian kedua dan seterusnya. Sampai sampai ada kesempatan 3 kali,” tutupnya.


sumber




Homeschooling - Bimbel Les Privat - UTBK Kedokteran PTN - Kuliah Online - PKBM