Bernardino Aditya Lodo, siswa kelas VII SMPK Frater Maumere, Kabupaten Sikka menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih medali perunggu bidang Studi IPS dalam ajang Olimpiade Sains Indonesia (OSI) Tingkat Nasional yang diselenggarakan Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia (POSI).

Prestasi yang diraih anak sulung dari Eduardus Joni Lodo dan Pipit Niken Aurelia ini tertuang dalam Piagam Penghargaan Nomor:038/POSI/OSI/V/2021 yang dikeluarkan dan ditandatangani Direktur POSI Fahruroji tertanggal 30 Mei 2021 dan diterima oleh peraih medali perunggu SMPK Frater Maumere alias Spater Maumere ini tertanggal 2 Juni 2021.


Selain mendapatkan piagam penghargaan, Bernardino Aditya Lodo juga mendapatkan sertifikat yang menerangkan bahwa yang bersangkutan meraih medali perunggu di bidang IPS dengan nilai A. Dengan adanya prestasi terbaru ini, maka semakin memperpanjang litania prestasi yang diraih Spater di ajang olimpiade sains tingkat nasional dan dunia di masa pandemi covid-19 ini.

Sebelumnya, di masa pandemi covid ini, dua siswa Spater asuhan Yayasan Mardi Wiyata milik Kongregasi Frater Bunda Hati Kudus (BHK) Malang ini mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dan dunia.   

Siswa kelas VII Spater Maumere Raymond Christensen Lie meraih prestasi gemilang di ajang olimpiade Matematika tingkat nasional dan internasional, dan siswi kelas VIII Jocelyn J. Jepira meraih prestasi gemilang di Olimpiade Bahasa Inggris di Tingkat Nasional.

Siswa Spater bersama Kepala Sekolah dan gurunya.
Siswa Spater bersama Kepala Sekolah dan gurunya. (POS-KUPANG.COM/ARIS NINU)

Peraih medali Perunggu OSI Bidang IPS Bernardino Aditya Lodo didampingi dua guru IPS/Sejarah Spater Maria Octavia, S.Pd dan Albertus Lidi Dong, S.Pd serta Kasek SMPK Frater Maumere Fr. Herman Yoseph, BHK, S.Pd kepada wartawan di Spater, Sabtu 12 juni 2021 siang mengaku ia mendapatkan informasi awal untuk mengikuti Olimpiade Sains ini dari salah seorang temannya dan setelah itu ia mengikuti semua tahapan lomba dan mengikuti lomba secara online pada tanggal 29-30 Mei 2021 lalu.

“Saya mengikuti lomba secara online.Kepada setiap peserta diberikan soal sebanyak 75 nomor dengan durasi waktu 2 jam. Saya memanfaatkan secara baik waktu yang ada untuk mengerjakan soal. Sekitar kurang 10 menit dari batas terakhir durasi dua jam, saya sudah menyelesaikan pengerjaan,” kata Aditya bangga.

Pengagum Presiden RI Joko Widodo ini mengaku sangat bangga karena dari sekitar 1.200 peserta OSI seluruh Indonesia, ia berhasil meraih nilai A dan berhak meraih medali perunggu.


“Saya mempersembahkan medali ini untuk keluarga saya,  dan untuk SMPK Frater Maumere,” kata Aditya.



Aditya mengaku ia sangat meminati pelajaran IPS, khususnya sejarah karena dengan itu ia bisa mengetahui dan memaknai perjalanan sejarah dan relevansinya untuk perkembangan dunia, khususnya sains.

“Saya sangat meminati pelajaran sejarah,” kata kakak kandung dari Jordi Lodo ini.

 Aditya mengaku ia tetap menekuni bidang studi IPS, dan siap mengikuti Olimpiade Sains di Bidang Sejarah Tingkat Nasional yang diselenggarakan Indonesia of Science pada 26 Juni 2021.



“Saya sedang menyiapkan diri untuk mengikuti Olimpiade Sains Bidang Sejarah yang diselenggarakan Indonesia of Science pada 26 Juni 2021,” katanya.

Berbelarasa Kujunjung, Prestasi Kuraih Kasek SMPK Frater Maumere, Fr. Herman Yoseph, BHK, S.Pd didampingi dua guru IPS/Sejarah Spater Maria Octavia, S.Pd dan Albertus Lidi Dong,

S.Pd kepada wartawan di Lembaga Pendidikan Spater Maumere mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih Aditya dan dua temannya di ajang Olimpiade Sains selama masa pandemi Covid-19 ini.



“Saya sangat bangga dan menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Aditya dan dua temannya selama masa pandemi covid-19.Mereka adalah kebanggaan Spater Maumere,” kata Frater Herman.

Frater Herman mengakui aneka prestasi yang diraih anak-anak didiknya selama masa pandemi covid-19 ini merupakan contoh yang baik bagi semua komponen pendidikan Spater bahwa semestinya  dalam momen apa pun prestasi bisa diraih berkat memanfaatkan ITE dan handphone android.

“Anak-anak Spater sudah terbiasa memanfaatkan waktu, disiplin belajar, dan selalu berkomitmen untuk meraih prestasi. Ini semangat yang luar biasa,” kata Frater Herman.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)



Ayo mulai daftarkan anak anda ke MyEdu Bimbingan belajar Indonesia.

waktu belajarnya yang fleksibel dan bunda juga bisa pilih tutornya sendiri lho.


Hubung : 08111448080


Sumber