kamu masih bingung mengapa harus kuliah? Atau masih menimbang – nimbang antara kuliah atau lanju

Nah, buat kamu yang masih berpikir mengapa sih harus kuliah, dan mengapa juga gak semua orang kuliah. Ada beberapa alasan penting mengapa kuliah dan lulus dari perguruan tinggi masih sangat relevan untuk saat ini

Berikut tim Ruang Mahasiswa merangkum 5 alasan mengapa harus kuliah. Yuk, simak ke-5 poin ini untuk mengetahui alasan mengapa kuliah itu penting.

1. Sarjana masih menjadi standar untuk melamar kerja

Tidak dapat dipungkiri bahwa di Indonesia, gelar sarjana masih didambakan dan prioritas utama untuk menjadi karyawan di perusahaan – perusahaan Indonesia, bahkan di dunia umumnya juga masih begitu.

Hasil riset oleh Institut Kebijakan Public Georgetown menyebutkan bahwa pada tahun 2o20, 65% dari semua pekerjaan akan membutuhkan pendidikan dan pelatihan pasca-sekolah menengah dan di luar sekolah menengah, dan 35% lowongan kerja akan membutuhkan setidaknya gelar sarjana.

Meskipun saat ini relevansi dari kuliah untuk membuka kesempatan kerja dipertanyakan oleh adanya nama – nama besar yang menjadi trendsetter generasi millenial, Bill Gates, Mark Zuckerberg misalnya, namun mereka adalah golongan yang sangat kecil.

Terutama pada saat ini, para perusahaan merekrut pekerja yang memiliki kualifikasi minimal D3 atau S1. Sehingga di saat sekarang, masih sangat penting bagi mahasiswa untuk menyadari hal ini.

Bisa dikatakan bahw sudah lulus dan meraih gelar sarjana pun, masih banyak orang yang menganggur, apalagi untuk yang tidak pernah kuliah.

Faktanya, suka atau tidak suka standar melamar kerja yang sudah meningkat juga mengakibatkan lulusan SMA/sederajat saja tidak cukup untuk bersaing di dunia industri.

2. Pola Pikir makin Dewasa dan Wawasan Makin Luas

Dalam dunia perkuliahan, mahasiswa tidak hanya belajar tentang materi atau teori – teori mata kuliah tertentu saja.

Ada yang lebih penting daripada sekedar membahas materi yang sebenarnya bisa diperoleh secara mandiri oleh mahasiswa.

Yaitu selama proses pendidikan kuliah, mahasiswa akan belajar tentang banyak hal di kampus melalui banyak kegiatan dan program.

Misalnya melalui pergaulan di lingkungan sekitar, organisasi, laboratorium, UKM, maupun proses hidup di jauh dari tempat tinggal. Hal lain misalnya pilihan untuk kuliah sambil bekerja.

Setiap proses ini akan dilalui oleh mahasiswa menjadi proses yang sangat penting dalam pembentukan dan pengembangan diri sebelum meraih gelar.

Melalui proses tersebut, mahasiswa memiliki pola pikir yang lebih maju, lebih bijak dalam mengambil keputusan dan memiliki wawasan yang luas.

3. Bukan hanya hardskill, kuliah membentuk softskill

Saat ini, softskill menjadi unsur yang sangat dipertimbangkan oleh instansi dalam merekrut karyawannya. Sehingga dalam dunia kerja atau industri, antara hardskill dengan softskill tetap dituntut untuk seimbang

Untuk itu di dunia kampus, selain memperdalam pengetahuan dan keterampilan di bidang yang diambil oleh mahasiswa, kuliah juga menjadi wadah bagi mahasiswa dalam membentuk softskill.

Softskill dapat terbentuk dari kesibukan yang ada di kampus. Seperti kemampuan bekerja dalam tim, keterampilan berbicara di depan umum atau presentasi , manajemen waktu, problem solving, kerjasama tim dan softskill lainnya yang dibutuhkan di era digital saat ini.

Softskill tidak dapat diperoleh dari buku, melainkan melalui praktik, interaksi dan proses yang dijalani oleh seseorang. Kuliah adalah salah satu cara untuk mengasah softskill tersebut.

4. Peluang besar untuk memperluas koneksi

Di kampus, kamu akan bertemu dengan beragam orang dari berbagai latar belakang dan daerah yang berbeda – beda.

Terlebih jika aktif mengikuti organisasi atau beasiswa, kamu akan dapat memperluas networking dengan teman – teman maupun dengan senior di kampus, bahkan antar kampus di Indonesia.

Manfaat koneksi itu akan dapat kamu rasakan di dunia perkuliahan hingga di luar perkuliahan nanti, ketika kamu membutuhkan bantuan dan bimbingan dari senior misalnya.

Bukan hanya itu, jaringan pertemanan yang dibina dalam jangka panjang juga akan membuka peluang karir bagi kamu. Bisa jadi para senior atau teman kamu di luar kampus memberikan lowongan pekerjaan yang sesuai untukmu di masa mendatang.

5. Wadah explore dan menemukan jati diri

Di dunia perkuliahan, mahasiswa memiliki kebebasan untuk bereksplorasi menurut keinginannya masing – masing.

Misalnya dengan berkompetisi, aktif dalam organisasi maupun komunitas, menjadi asisten dosen, dan masih banyak lagi.

Di kampus, mahasiswa berprestasi bukan hanya disebut untuk orang – orang yang memiliki IP tinggi, tetapi juga aktif berkompetisi, berorganisasi, pengabdian dan gerakan sosial, berprestasi melalui UKM Minat dan Bakat.

Jadi banyak sekali cara untuk mengeksplorasi dan menemukan jati diri selama kuliah, tergantung ketertarikan kamu di bidang apa.

Mahasiswa bebas menjadi apa yang ia mau, dan di masa ini adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk menemukan jati dirinya.

Setiap kesempatan yang diambil oleh mahasiswa membuka kemungkinan terbentuknya ide, passsion, serta goals baru dalam diri masing – masing mahasiswa.

Jika selama ini para sobat menganggap bahwa kuliah hanya untuk meraih gelar, saatnya berubah dan melakukan hal sebaik – baiknya di masa kuliah.

Para sobat juga sudah membayar mahal untuk kuliah, pastikan untuk melakukan proses perkuliahan dengan maksimal untuk mendapat sebanyak mungkin manfaat dari kuliah itu, ya.

Kita juga tidak mengetahui bagaimana sistem dunia kerja di masa mendatang.

Langkah terbaik yang dapat dilakukan adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin di bangku perkuliahan. Langkah pertama yang dapat diambil adalah dengan menyadari alasan mengapa kita kuliah.

Semoga bermanfaat ya. Semangat kuliah nya, sobat!


Bingung mau kuliah dimana?? Ayo daftar ke MyEdu Institute sekarang juga!!

hubungi : 08111448080

Sumber

Homeschooling - Bimbel Les Privat - UTBK Kedokteran PTN - Kuliah Online - PKBM ✅