Covid-19 ini adalah Coronavirus jenis baru (SARS-CoV-2) yang penyakitnya dinamakan Coronvirus disease 2019 (COVID-19), nah banyak sekali nih kasus yang terjadi semenjak Pemerintah mengumumkan jumlah kasus di Indonesia, jumlah kasus yang semakin melonjak sedikit juga yang melaporkan kesembuhan, kasus yang sangat signifikan ini di bulan juli 2020.

Covid-19 ini adalah Coronavirus jenis baru (SARS-CoV-2) yang penyakitnya dinamakan Coronvirus disease 2019 (COVID-19), nah banyak sekali nih kasus yang terjadi semenjak Pemerintah mengumumkan jumlah kasus di Indonesia, jumlah kasus yang semakin melonjak sedikit juga yang melaporkan kesembuhan, kasus yang sangat signifikan ini di bulan juli 2020.

Dari beberapa kasus terkonfirmasi positif 40 ribu kasus di mana 70% kasus aktif dan lainnya dalam masa pemulihan. Nah hal tersebut membuat Pemerintah dan jajaran juru bicara penanganan covid-19 terus mengimbau kepada kita untuk tetap selalu waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah di terapkan.
Imbauan dari Pemerintah kita semua di berbagai aktivitas dan kegiatan yang berkumpul banyak orang , serta di sekolah mulai di batasi. Bekerja maupun kegiatan beribadah dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan juga dibatasi. Nah dari sini Pemerintah memberikan arahan untuk kegiatan bekerja serta belajar dan beribadah dari rumah untuk menekan atau mengurangi angka pasien yang terpapar Covid-19.
Kebijakan Pemerintah Indonesia kepada kita terkhususnya siswa terus berlangsung secara cepat, siswa jangan terlalu panik di masa pandemi selama di rumah dalam menghadapi situasi penyebaran covid-19, pandangan di sini menimbulkan rasa pemikiran “ Pasti jenuh nih belajar dari rumah tidak bisa produktif dan penuh tekanan keterbatasan dalam masa pandemi ini”

Dari beberapa kasus terkonfirmasi positif 40 ribu kasus di mana 70% kasus aktif dan lainnya dalam masa pemulihan. Nah hal tersebut membuat Pemerintah dan jajaran juru bicara penanganan covid-19 terus mengimbau kepada kita untuk tetap selalu waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah di terapkan.
Imbauan dari Pemerintah kita semua di berbagai aktivitas dan kegiatan yang berkumpul banyak orang , serta di sekolah mulai di batasi. Bekerja maupun kegiatan beribadah dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan juga dibatasi. Nah dari sini Pemerintah memberikan arahan untuk kegiatan bekerja serta belajar dan beribadah dari rumah untuk menekan atau mengurangi angka pasien yang terpapar Covid-19.
Kebijakan Pemerintah Indonesia kepada kita terkhususnya siswa terus berlangsung secara cepat, siswa jangan terlalu panik di masa pandemi selama di rumah dalam menghadapi situasi penyebaran covid-19, pandangan di sini menimbulkan rasa pemikiran “ Pasti jenuh nih belajar dari rumah tidak bisa produktif dan penuh tekanan keterbatasan dalam masa pandemi ini”
Para siswa bisa banget lho meningkatkan dengan cara itu, dengan hal itu juga diharapkan kalo siswa sudah semangat, guru-guru pun di sekolah pun juga bisa bekerja sama dan saling berkolaborasi dengan memberikan pembelajaran yang lebih bijak juga lho, nah bukan memberikan tugas saja, boleh juga nih jika keduanya ada hubungan simbiosis mutualisme antara guru dan siswa dengan saling menguntungkan , maka pembelajaran lebih enak jadi nya produktivitas di masa pandemi covid-19 bisa meningkat.